Peran bidan pada BBL

Posted: September 23, 2012 in _by_ jagow007_
PERAWATAN PRIMER BBL 6 MINGGU PERTAMA
Peran Bidan Dalam Perawatan Kesejahteraan Neonatus
Peran bidan selama bulan pertama kehidupan BBL jelas sangat beragam di beberapa tempat bersalin bidan memiliki sedikit peran formal begitu BBLmeninggalkan ruang kelahiran di tempat bersalin lain, biasanya pada praktek multidisiplin bidan akan terus melanjutkan perwatan ibu dan BBL selama 6 minggu pertama setelah kelahiran. para bidan itu bekerja sama dengan tenaga kesehatanPediatri dan perwatan kesejahteraan Neonatus secara bertahap atau berpindah ketenaga kesetan perwatan keluargaBidan atau perawat secara mandiri mengatur perawatan BBL selama 28 hari pertama kehidupan. Tanpa memperhatikan harapan formal tentang peran bidankenyataannya banyak orang tua akan menelpon bidan dengan pertanyaan-pertanyaanyang terkait dengan ibu dan anak,meningkat kan kesejahteraan keluarga denganketerlibatannya dalam perawatan dan memberi nasehat baik bagi ibu maupun bagianak yang baru
SURVEILANS Anak-SehatEmpat minggu pertama
Semua BBL harus menjalani minimal dua kali pemeriksaan fisik sebelumdipulangkan dari rumah bersalin atau rumah sakit atau sebelum bidan meninggalkanrumah setelah kelahiran dirumah.Pemeriksaan pertama adalah pemeriksaan penapisan yang dilakukan pada saatkelahiran.Pemeriksaan kedua adalah yang lebih komprehensif pengkajian usia gestasi.Apabila BBL di pulangkan setelah rawat-inap singkat (6-12 jam). Kebanyakan tenaga perawatan lebih memilih untukmelihat BBL setelah hari ketiga hingga kelima setelahkelahiran bayi. Apabila bayi dirumah sakit selama 48 jam kunjungan dapat ditundasampai bayi berusia 10 hingga 14 hari.tujuan kunjungan ini adalah melakukan pemeriksaan ulang BBL dan meninjau penyuluhan dan pedoman antisipasi bersamaorang tua.Bidan bertanggung jawab menangani pimindaian yang diwajibkan oleh negara bagian tempat ia melakukan praktek dan siap mengambil spesimen darah dengan benar, biasanya dari tumitTujuan Kunjungan Anak Sehat Ada tiga yaitu:1.Mengidentifikasi gejala penyakit2.Merekomendasikan tindakan pemindaian

3.Mendidik dan mendukung orang tua.Bidan harus memiliki rencana untuk kunjungan anak – sehat yang pertamakali adalah:1.Tinjau riwayat maternal, riwayat kelahiran, perwatan Neonatus segera setelahlahir.2.Observasi orang tua dan lakukan wawancara tentang penyesuain keluarga.3.Kaji riwayat interval BBL, pemberian makan, kewaspadaan, dan menagis, juga masalah pada usus, kandung kemih dan masalah lain.4.Ukur berat, panjang badan, dan lingkar kepala5.Lakukan pemeriksaan fisik 6.Tinjau kebutuhan untuk penapisan metabolik 7.Beri penyuluhan dan pedoman antisipasi8.Jadwalkan kunjungan dalam 6-8 minggu untuk imunisasi dan chekup lebihlanjutBidan harus mengkaji kesejahteraan ibu dan ayah serta mencari tanda-tandadepresi atau ketidak mampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan bayi. Bidanharus mencari informasi tentang bantuan yang ada dirumah, reaksi saudara kandungterhadap bayi baru lahir dan reaksi kerabat lain terhadap BBL.Pertanyaan harus berlanjut keperilaku dan karakterustik BBL, penekanankhusus harus diberikan pada pola pemberian makan, tingkat kesadaran,pola defekasidan berkemih, dan pola menangis. Bidan harus bertanya, “Apakah ada sesuatu yanganda khawatirkan atau anda risaukan dengan bayi anda?”

untuk mengungkapkanketakutan yang tak terkatakan.Kemudian bidan melakukan pemeriksaan fisik lengkap dan memeriksa refleks bayi. pemeriksaan fisik harus mencakup pengukuran BB dan panjang tubuh sertalingkar kepala. Ukuran lingkar kepala dapat sedikit lebih kecil dari pada ukuran padasaat lahir jika BBL bengkak pada saat kelahiran. Selama pemeriksaan fisik, bidanmencari bukti bahwa bayi memiliki hidrasi yang baik dan dirawat dengan baik.Perhatian khusus harus diberikan pada tingkat kesadaran, bunyi jantung dan abduksi pinggul.Selama pemeriksaan fisik bidan memiliki kesempatan yang paling baik untuk mengobservasi tanda ikat orang tua dengan BBL. Sebagian besar waktu kunjungananak- sehat pertama kali harus diluangkan untuk mengungkapkan kekhwatiran orangtua dan menawarkan arahan serta nasihat antisipasi.Kunjungan anak- sehat kedua biasanya dilakukan ketika bayi berusia antara 6 dan 8minggu. Orang tua dapat dijelaskan bahwa rangkaian imunisasi (yang dimulai denganimunisasi Hepatitis B)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s